Apakah lulusan S-2 sulit dalam mencari pekerjaan?
Tidak…
Tidak salah lagi maksudnya
Kalau kita berbicara benar atau tidak, sebenernya di dunia ini kebenaran itu tidak absolut. Tapi coba kita kesampingkan soal itu.
Saya pribadi beranggapan bahwa sangat tidak bijak kalau ada yang melanjutkan studi S2 karena saat lulus S1 dia tidak kunjung mendapat pekerjaan. Realitanya begini, tujuan studi S2 adalah spesialisasi ilmu. Nah yang jadi masalahnya adalah saat masuk dunia kerja, spesialisasi ilmu itu harus diimbangi dengan pengalaman kerja yg memadai (umumnya tidak dimiliki oleh S2 yang belum pernah bekerja).
Contoh kasusnya seperti ini coba kita bayangkan, ada 2 jenis lowongan yg umum ditemui :
- Kualifikasi S1 / terbuka bagi yg tidak ada pengalaman kerja
- Kualifikasi S2 / memiliki pengalaman kerja
Bagi seorang S2 tanpa pengalaman, jenis lowongan seperti itulah yg membuat mereka susah mencari pekerjaan. Jika mereka apply di lowongan pertama, perusahaan akan tetap menggaji selevel lulusan S1. Karena untuk pekerjaan tersebut tidak dibutuhkan ilmu yang terlalu tinggi. Sedangkan untuk lowongan kedua, dia masuk kualifikasi S2 namun tidak memiliki pengalaman. Akan sangat riskan untuk perusahaan menerimanya.
Menurut saya yang ideal adalah setelah lulus S1 (diluar jurusan yang perlu penyempurnaan ilmu) tetap bekerja selama beberapa tahun, hingga kita bisa menemukan spesialisasi diri kita seperti apa, lalu melanjutkan studi S2 sesuai spesialisasi itu
Bagi yang punya pendapat lain boleh yuk kita diskusi santai
1 komentar